Ketika Jiwa Tersapa Cinta
Sangat indah. Sangat resah. Sangat gundah. Siapapun bisa tersapa olehnya. Namun tidak semua mampu untuk menjaganya. Yang terbingkai oleh kesucian rasa dari Tuhan, itulah yang akan mampu membungkusnya dari kekotoran-kekotoran nafsu.
Cinta bukanlah untuk memiliki jasad yang dianggap indah. Cinta bukanlah untuk mengekang pikiran, tidak pula waktu. Namun, cinta adalah untuk memberikan kebaikan-kebaikan. Maka ingatlah…Cinta itu memberi bukan menerima.
Sekarang cinta sejati…
Bukan yang rela mendaki gunung, menyeberangi lautan bahkan bukan yang rela mati demi cinta itu. Cinta sejati itu tidak terlihat. Bukan karena tidak ada, namun karena begitu indahnya, begitu sucinya, begitu agungnya. Apakah engkau mampu melihat bentuk matahari? Tidak…Bukan karena matahari tidak ada kan? Seperti itulah cinta sejati. Maka ingatlah…Tidak semua cinta itu cinta sejati.
Cinta itu harus dibingkai oleh aturan Tuhan. Pernikahan. Ya…Itulah yang akan membuktikan bahwa cinta itu penuh kesungguhan dan keseriusan. Bukan dinamakan cinta jika hanya ingin merasakan kesenangan tanpa ikatan. Bukan dinamakan cinta jika hanya didatangkan ketika ada keperluan. Namun cinta itu selalu datang tanpa ruang, tanpa waktu. Dan hanya dengan pernikahan, makna itu bisa engkau temukan.
Untuk jiwa-jiwa yang sedang tersapa oleh cinta
Untuk jiwa-jiwa yang rindu untuk menikah
Bukan karena keinginan yang macam-macam
Namun karena rindu untuk menyempurnakan perintah Tuhan
Dalam naungan cinta yang sesungguhnya
Untuk membuktikan bahwa cinta itu benar-benar diciptakan oleh Tuhan,
bukan oleh syetan.


iman 1:55 pm on January 30, 2010 Permalink
kapan aq tersapa cinta lagi
Masade 2:29 pm on January 30, 2010 Permalink
# iman >> maunya kapan dek…?
Semua Tentang Valentine’s Day | Masade's Journal 9:02 pm on February 13, 2010 Permalink
[...] Valentine’s Day ini kita ikuti? Ijinkan hatimu yang menjawabnya… [...]